Soal AAMAI 101, September 2016

1. Berkaitan dengan konsep risiko, uraikan 3 (tiga) pengertian terminologi risiko dalam asuransi.


2. Berkaitan dengan fungsi manajemen risiko, uraikan 3 (tiga) alasan pentingnya manajemen risiko bagi perusahaan.


3. Uraikan pengertian frequency dan severity serta pentingnya profil tingkat risiko tersebut bagi underwriter.


4. Uraikan ruang lingkup jasa yang diberikan pialang asuransi dan agen asuransi berdasarkan Undang-Undang no. 40 tahun 2014 tentang Perasuransian.


5. Berkaitan dengan prosedur underwriting, uraikan kewajiban untuk mengungkapkan fakta berdasarkan Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia, serta konsekuensi dari pelanggaran terhadap kewajiban tersebut.


6. Berkaitan dengan prosedur underwriting, uraikan 2 (dua) alasan pentingnya perpanjangan polis bagi perusahaan asuransi.


7. Berkaitan dengan prosedur underwriting, uraikan 3 (tiga) tingkatan pada paramida informasi dalam perusahaan asuransi.


8. Berkaitan dengan proses underwriting, uraikan pengertian earned loss ratio.


9. Berkaitan dengan manajemen risiko, jelaskan:
a. Pengertian risk-seeking dan risk-averse
b. 3 (tiga) prinsip pelaksanaan manajemen risiko yang baik
c. 3 (tiga) tahapan proses manajemen risiko


10. Berkaitan dengan konsep asuransi, jelaskan:
a. Fungsi asuransi sebagai pool of risks
b. Manfaat prinsip the law of large numbers dalam pengoperasian pool of risks
c. Pengertian equitable premiums dalam pengoperasian pool of risks


11. Berkaitan dengan usaha perasuransian, jelaskan peranan para professional berikut dalam perusahaan asuransi:
a. Underwriter
b. Aktuaris
c. Risk manager
d. Compliance officers


12. Berkaitan dengan duty of disclosure, uraikan:
a. Pengertian fakta material
b. 3 (tiga) alasan sehingga penanggung berhak mengabaikan kontrak asuransi dalam hal terjadinya pelanggaran terhadap duty of disclosure oleh tertanggung
c. 7 (tujuh) jenis fakta yang tidak harus diungkapkan oleh calon tertanggung


13. Berkaitan dengan prinsip dasar asuransi, uraikan:
a. Pengertian proximate cause
b. 2 (dua) tahapan utama dalam penerapan prinsip proximate cause
c. Cara memodifikasi penerapan prinsip proximate cause dalam policy wordings


14. Berkaitan dengan polis asuransi, uraikan:
a. Perbedaan antara implied conditions dan express conditions
b. 3 (tiga) contoh implied conditions
c. 7 (tujuh) hal pokok yang diatur dalam conditions


Kami menyediakan buku soal jawab / tutorial AAMAI, untuk menjawab Soal LSPP AAMAI 101 September 2015 di atas. KLIK LINK INI untuk mendapatkannya.



Kata kunci:
Soal jawab AAMAI, Pembahasan AAMAI, AAAIK, Lulus AAAIK, 101, 102, 103, 104, 106, 108, Ujian AAMAI Maret, Ujian AAMAI September, Akademi Asuransi.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogroll

Follow by Email

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Buku (33) LSPP (15) AAAIK (12) 102 (11) 101 (8) 103 (4) 104 (4) 106 (3) 108 (3) 107 (2)

Recent Posts

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.